Tuesday, November 29, 2016

Ingin Sukses Dalam Berkarier ? Yuk Simak Tips dari Cashcow..



1. Pilih kelebihan yang ingin ditampilkan
Kesan pertama adalah segalanya, jadi pikirkan segala kelebihan Anda. Apa kualitas yang Anda ingin tunjukkan? Tentukan terlebih dahulu sebelum Anda berangkat. Misalnya Anda berniat untuk datang wawancara sebagai orang yang percaya diri, dapat diandalkan dan dinamis. Setelah itu, latih cara Anda menyampaikan kualitas yang Anda ingin tonjolkan pada pewawancara. Misalnya, untuk menunjukkan kepercayaan diri, pastikan Anda dapat berbicara lancar tentang kekuatan dan keberhasilan tanpa menyombongkan diri.

2. Membangun percakapan santai
Semakin Anda dapat membuat wawancara pertukaran dua arah, semakin besar kemungkinan Anda untuk bersantai. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan informasi, mengenal budaya perusahaan dan cara-cara mereka melakukan pekerjaan. Datanglah ke tempat wawancara dengan beberapa pertanyaan yang disiapkan. Baca situs perusahaan dan penelitian kinerja mereka.

3. Nyaman berbicara soal uang
Bahkan jika pekerjaan tersebut sudah dilengkapi dengan gaji yang diiklankan, Anda mungkin akan mendapat pertanyaan tentang harapan gaji. Antisipasi pertanyaan ini dengan berlatih mengatakan jawaban yang Anda inginkan. Jika Anda ingin dibayar lebih dari yang diiklankan, bersiaplah untuk memberikan alasan yang kuat. Lakukan riset pasar dan mencari tahu kisaran gaji. Cek berapa banyak pekerjaan yang setara di organisasi lain dan standar yang mereka punya dengan melihat iklan pekerjaan. Setelah data ini di ujung jari Anda akan meningkatkan kepercayaan diri pada kesepakatan yang terasa baik untuk Anda. Ini juga akan membantu Anda untuk merespon pertanyaan klasik – “Mengapa Anda ingin bekerja di sini?”

4. Ketahui kekuatan Anda
Bersiaplah untuk mengartikulasikan ‘nilai jual yang unik’. Pertimbangankan dengan serius. Pikirkan tentang kombinasi kekuatan Anda sendiri yang unik. Misalnya, kreatif, proaktif dan dapat diandalkan. Sebelum Anda pergi ke wawancara, coba tulis kalimat ini, “Aku seseorang yang … ‘Pikirkan tentang pujian dari teman, keluarga dan orang lain yang mampu menegaskan pilihan Anda.

5. Kuasai bahasa non-verbal
Ketika Anda berbicara face-to-face, itu bukan hanya tentang kata-kata yang Anda gunakan. Bahasa tubuh, tatapan mata dan gerakan semua memainkan peran penting. Jika Anda merasa sulit untuk menatap seseorang di mata, Anda berisiko dihakimi sebagai tidak dapat dipercaya atau memiliki sesuatu yang disembunyikan. Duduk dalam postur tegak tanpa bersandar ke depan. Lakukan yang terbaik untuk duduk diam tanpa gelisah karena ini akan membuat Anda terlihat gugup.

6. Jangan berbicara terlalu banyak
Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap berbicara terlalu banyak selama wawancara. Kadang-kadang pertanyaan hanya membutuhkan respon singkat. Jika respon lagi diperlukan, Anda bisa menyusun jawaban Anda dengan menunjukkan, misalnya, bahwa ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Membantu orang lain untuk mengikuti yang Anda katakan dengan menggunakan beberapa kalimat seperti ‘terlebih dahulu ..’, ‘kedua …’ dan ‘akhirnya …’. Dengarkan dengan cermat hal yang dikatakan pewawancara dan pastikan Anda faham pertanyaannya sebelum menjawab.

7. Usahakan tetap tenang
Pikirkan cara Anda menanggapi pertanyaan yang Anda tidak ketahui jawabannya. Minta penjelasan lebih maksud pertanyaannya dan berusahalah untuk tetap tenang. Jika Anda tiba-tiba membeku, ambil napas dalam-dalam sebelum menjawab.

8. Harapan yang realistis
Pergilah ke tempat wawancara dengan kerendahan hati, arogansi adalah sikap yang mematikan. Jika Anda ditolak ambil keuntungan dari pengalaman yang didapat dan bisa menjadi persiapan buat wawancara berikutnya. Semoga sukses!

Pentingnya Komitmen Dalam Bekerja...



Setiap orang yang bekerja dimanapun itu harus memiliki komitmen dalam bekerja, karena komitmen dalam bekerja berkaitan dengan masalah tanggung jawab.
Tanpa adanya komitmen dalam bekerja, akan berdampak pada produktifitas dan aktifitas sebuah Perusahaan. Sehingga akan menimbulkan penurunan kinerja dan loyalitas pada para Karyawan.

Biasanya Karyawan yang memiliki komitmen akan lebih optimal pekerjaannya dan lebih bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan.
Hal tersebut pastinya berdampak baik pada Perusahaan karena Karyawan yang memiliki komitmen akan totalitas dan efektif dalam bekerja. Sehinga tujuan dari Perusahaan akan tercapai.
Syaetiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569
Setiap orang yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi, harus mempunyai komitmen dalam bekerja karena apabila suatu perusahaan karyawannya tidak mempunyai suatu komitmen dalam bekerja, maka tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut tidak akan tercapai. Namun terkadang suatu perusahaan atau organisasi kurang memperhatikan komitmen yang ada terhadap karyawannya, sehingga berdampak pada penurunan kinerja terhadap karyawan ataupun loyalitas karyawan menjadi berkurang. Komitmen pada setiap karyawan sangat penting karena dengan suatu komitmen seorang karyawan dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dibanding dengan karyawan yang tidak mempunyai komitmen. Biasanya karyawan yang memiliki suatu komitmen, akan bekerja secara optimal sehingga dapat mencurahkan perhatian, pikiran, tenaga dan waktunya untuk pekerjaanya, sehingga apa yang sudah dikerjakannya sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/yenie/pentingnya-komitmen-dalam-suatu-perusahaan-atau-organisasi_552b8d966ea83449168b4569

Perbanyak Teman Dari Media Sosial


Media sosial menjadi sebuah fasilitas yang membuat Anda terhubung dengan banyak orang. Jadi Anda bisa chatting dengan siapapun yang telah terhubung, meski di dunia nyata Anda sama sekali tidak mengenalnya. Ketika awal-awalnya media sosial populer di Indonesia, banyak remaja ABG yang berlomba-lomba untuk menambah pertemanan sebanyak-banyaknya.

Tentu hal ini merupakan sesuatu yang tidak terlalu berguna meski banyak yang menganggap merupakan langkah awal untuk mencari sahabat baru. Tetapi alangkah baiknya jika Anda menjadi bijak dalam menambah pertemanan atau follower di media sosial baik itu Facebook, Twitter, Path dan lain-lain. Nah berikut ini adalah beberapa tips menambah teman di media sosial meski Anda tidak mengenalnya secara langsung:

Pastikan teman baru anda berkaitan dengan anda
Maksudnya, sebelum Anda menambah seseorang sebagai teman di media sosial, perlu diperhatikan apakah orang tersebut berkaitan dengan Anda? Sebagai contoh Anda menambah seseorang sebagai teman karena dia memiliki hobi mendaki gunung yang sama seperti Anda.

Bisa juga karena seseorang tersebut menjalankan bisnis yang sama dengan Anda atau memiliki minat pada bidang yang sama seperti musik, olahraga dan lain-lain. Apa jadinya jika Anda menambahkan seseorang yang di dunia nyata tidak saling mengenal serta ternyata sama sekali tidak memiliki kaitan dengan Anda?

Teman baru bisa merupakan konsumen atau mitra bisnis
Pentingnya bila Anda menjalankan bisnis, Anda juga harus berteman dengan orang-orang yang merupakan konsumen atau mitra bisnis meski sebelumnya tidak saling mengenal langsung. Tentunya hal ini akan menjadikan Anda bisa lebih berkomunikasi dan berdiskusi mengenai produk yang Anda jual atau perkembangan bisnis yang sedang berjalan.

Domisili dekat lebih baik
Penambahan pertemanan di media sosial yang tidak dikenal memang cukup berguna jika ada hal yang berkaitan dengan Anda.Tetapi akan lebih baik jika jarak tempat tinggal tidak berjauhan. Hal ini agar memudahkan Anda untuk melakukan ’kopi darat’ dibandingkan dengan orang-orang luar provinsi atau luar pulau. Sebagai contoh Anda menawarkan sebuah kerjasama bisnis, maka untuk lebih lanjut bisa diadakan pertemuan langsung dengan orang tersebut yang baru dikenal lewat media sosial.

Pastikan anda menambahkan pernemanan dengan orang yang wajar
Patut dicurigai berteman di media sosial dengan orang-orang yang sebelumnya memang tidak Anda kenal. Bukan hal yang tidak mungkin bila Anda berteman dengan orang yang terlibat dengan kasus kriminal atau orang-orang yang tidak bisa dipercaya. Sering kali terjadi penipuan-penipuan yang berawal dari komunikasi lewat media sosial. Lihat dengan seksama profile-nya dan perhatikan apakan semuanya ditulis dengan wajar? Dan apakah ada yang mencurigakan.

Lihat aktivitas dan rekam jejaknya
Apakah ini penting? Ataukah terlalu berlebihan? Tidak juga karena untuk lebih amannya Anda harus mengetahui siapa orang yang berteman dengan Anda di media sosial. Pastikan Anda melihat postingan-postingan seseorang yang hendak ditambahkan, apakah yang dipostingnya adalah sesuatu yang baik atau buruk. Bisa saja ia adalah tukang spam, pengguna auto bot medsos, atau orang yang suka memposting dengan kata-kata kasar.

Jangan menambahkan teman yang menampilkan foto tidak jelas
Anda tidak akan mengetahui bagaimana wajah orang yang ada pada pertemanan jika tidak memiliki foto jelas. Sebaiknya hindari pertemanan dengan orang yang tidak menampilkan foto jelas. Bahkan penipu terkadang menggunakan foto orang lain agar tidak terlacak.

Teman baru bisa menjadi liker fans page
Salah satu cara untuk bisa menambah Liker atau pengikut pada fans page (Halaman) adalah dengan menginvite teman-teman Anda sebagai Liker. Dengan banyaknya teman dengan minat yang berkaitan dengan fans page Anda maka bisa dimungkinkan mereka menjadi Liker.

Segera remove bila teman yang ditambahkan sudah tidak aktif

Ada beberapa alasan mengapa orang tidak lagi aktif dari media sosial. Jika demikian yang terjadi lebih baik Anda segera melakukan remove karena hanya akan memperbanyak pertemanan yang sudah tidak berguna. Inilah pentingnya sesekali Anda melihat lagi mana teman yang masih aktif dan mana yang sudah tidak aktif lagi menggunakan sosial media.

Kembangkan Hobimu Lewat Media Sosial


Sudah bukan saatnya lagi kita melakukan hobi hanya untuk diri sendiri. Enggak ada salahnya, lho, untuk mempublikasikan hobi kita. Siapa tahu setelah itu kita bisa menjadikan hobi ini sebagai profesi. Salah satu cara mempublikasikan hobi adalah lewat media sosial. Yuk pelajari 6 cara memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan hobi berikut.

Pilih media sosial yang pas
Setiap media sosial tentunya memiliki karakteristik sendiri. Kita harus bisa melihat karakteristik tersebut dan melihat mana yang cocok untuk digunakan dalam hal mempublikasikan hobi kita. Jika memungkinkan, kita bisa mengombinasika dua atau beberapa sosial media sekaligus. Misalnya, yang hobi nyanyi bisa memanfaatkan Instagram, YouTube, atau Vine. Yang suka menulis cerpen bisa menggunakan Facebook, Twitter, Instagram, atau Steller. Yang suka prakarya bisa memanfaatkan Facebook atau Instagram.

Ikut komunitas
Ada banyak komunitas hobi berada di media sosial. Kita bisa bergabung dengan komunitas ini sehingga bertemu dengan orang-orang yang punya hobi sama dengan kita, lalu saling bertukar pikiran. Kita juga bisa memamerkan karya kita di komunitas ini.

Ikut event
Entah itu event online atau offline, kita bisa memanfaatkan momen ini untuk memamerkan hobi kita ke hadapan publik. Misalnya event menulis bareng yang diadakan oleh penerbit atau komunitas di twitter di waktu-waktu tertentu bisa kita gunakan untuk tempat berlatih menulis. Event photo exhibition di Instagram misalnya, bisa jadi tempat kita menunjukkan hasil foto.

Rajin update
Buat waktu khusus untuk update, misalnya setiap dua hari sekali di jam tertentu. Dengan jadwal yang teratur, followers kita sudah tahu kapan aja kita akan update. Pilih jam-jam di saat orang-orang banyak menggunakan sosial media, yaitu sore hingga malam. Sehingga kemungkinan karya kita dilirik orang akan jadi lebih besar.

Konsisten
Mungkin hobi kita enggak sesuai dengan tren yang berlaku saat ini. Enggak perlu khawatir dengan anggapan kalau hobi kita sudah ketinggalan zaman. Seharusnya kita tetap melakukan hobi dan eggak berhenti hanya karena tren yang sudah berubah. Jika kita konsisten dengan hobi yang dijalani, kita akan semakin ahli dalam menjalaninya dan lama kelamaan nama kita pun bisa naik. Dan, dengan menjalani hobi yang berbeda, siapa tahu kita jadi lebih menonjol, he-he.

Follow akun dengan interest sama
Dengan begitu, akun kita bisa muncul jika orang mencari tentang suatu hobi. Bisa juga saling barter promosi, misalnya like for like atau follow for follow dengan akun lain yang sesuai dengan hobi kita.

Cari Pasangan Di Media Sosial? Bisa Ngga Yaa ?


Situs jejaring sosial atau social network seperti Facebook dan Twitter berkembang begitu pesat. Kapan pun dan di mana pun, kita akan berusaha menyempatkan diri untuk memperbaharui status atau pemikiran kita yang lantas akan kita share pada teman-teman kita. Namun, menjamurnya situs jejaring sosial beberapa tahun terakhir ini ternyata memiliki banyak sekali dampak, baik itu dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya sangat banyak. Mulai dari dapat berbisnis online, mempromosikan produk, berkenalan dengan teman-teman baru, dan bercengkrama ria dengan teman lama. Namun ternyata, dampak negatifnya fatal juga lho. Selain memiliki dampak negatif yang fatal akibat curhat berlebihan di jejaring sosial—yang telah dibahas pada artikel sebelumnya— ternyata ada hal lain yang membuat wanita menjadi “ilfeel” pada pria. Apa itu?

Sebenarnya ini adalah hal yang sepele. Tapi ternyata, hal ini membuat mereka memiliki anggapan lain tentang diri seorang pria. Misalkan dalam pemilihan nama yang digunakan dalam akun pribadi social network kita. Parah sekali. Sebab, bukan hanya kaum hawa yang berbondong-bondong menggunakan nama akun yang “alay”. Para pria pun sekarang tak sedikit yang mengubah nama akun pribadinya menjadi nama yang benar-benar berlebihan. Mengapa bisa dibilang berlebihan? Karena mereka mencantumkan nama-nama yang sulit dikenali.

Misalnya : Andy SiCowokOkeLikeSiWon, atau penggunaan simbol-simbol yang dirasa kurang penting untuk ditampilkan. Berdasarkan beberapa survei yang telah dilakukan pada beberapa orang wanita, ternyata mereka menganggap bahwa pria yang melakukan hal seperti itu adalah pria yang menganggap bahwa dirinya itu anak gaul tapi justru memperlihatkan bahwa dirinya salah bergaul. Karena seharusnya pria itu dapat mem-filter dan memilih mana hal “gaul” yang dianggap positif dan mana hal “gaul” yang justru akan membuat diri kita terlihat negatif.

Pria harusnya menjadi makhluk paling cool dan mempesona yang dapat merebut hati wanita. Daya tarik seorang pria pada wanita sangat kuat. Mereka sangat menyukai pria yang berkarakter kuat, yang mampu menjadi dirinya sendiri. Tanpa dibuat-buat dan tanpa dilebih-lebihkan. Sebab hal itulah yang membuat dirinya merasa nyaman berdekatan sangat lama dengan kaum pria. Tapi sayangnya, hal itu sirna akibat hal-hal “kurang” penting yang kita lakukan dan kita anggap sepele. Lihat lebih dalam dan sikapi dengan lebih bijak. Tidak semua pandangan para wanita tadi salah.

Sebenarnya, nama bukanlah satu-satunya hal yang membuat mereka menjadi “ilfeel” pada pria. Namun bahasa yang digunakan untuk mengobrol dengan teman-teman kita di jejaring sosial, gaya foto yang digunakan, serta manajemen profil—karena ada sebagian pria yang mencantumkan prestasinya secara berlebihan hingga membentuk banyak paragraph dan itu sangat membuat pengunjung akun menjadi malas membaca, atau memasukkan hal-hal aneh dalam profilnya agar terlihat lebih macho atau menarik—merupakan hal lain yang perlu kita pertimbangkan pada saat kita memutuskan untuk menggunakan fasilitas situs jejaring sosial.

Mencari pasangan dengan memanfaatkan situs jejaring sosial bukanlah suatu kesalahan. Namun yang harus diluruskan adalah persepsi kita tentang jejaring sosial. Pada saat kita sudah mengerti apa tujuan kita menggunakan fasilitas ini, seharusnya kita juga tahu hal-hal apa saja yang dapat dipublikasikan dan mana yang harusnya dirahasiakan.

Nama itu merupakan sebuah pencitraan diri. Begitu pula dengan bahasa dan etika yang kita gunakan pada saat berkomunikasi dengan teman-teman kita di jejaring sosial. Cobalah untuk merubahnya sedikit demi sedikit dan jadilah diri anda sendiri. Karena hal itu sangat membantu anda untuk memperoleh pasangan yang baik.

Gunakan Media Sosial Kamu Untuk Bisnis


Hampir semua orang yang mengenal internet pasti punya akun media sosial seperti twitter, facebook, G+, dan lain-lain, atau paling tidak mereka pasti memiliki akun di salah satu media sosial tersebut. Pada awalnya media sosial dibuat untuk kegiatan bersosial secara online, dan ternyata saat ini media sosial sangat efektif digunakan sebagai media promosi bisnis. Jika saat ini Anda memiliki sebuah bisnis dan tidak dipromosikan secara online maka Anda sudah sangat ketinggalan dengan pesaing yang menggunakan media sosial.

Kegiatan di media sosial bisa memberikan banyak manfaat bagi sebuah bisnis lokal yang mencakup meningkatkan brand bisnis dan juga memperkuat SEO dari website bisnis tersebut. Saya tidak mengatakan bahwa dengan memiliki akun media sosial akan otomatis meningkatkan penjualan bisnis Anda, tapi dengan kehadiran bisnis Anda di dunia maya tentunya akan membuatnya menjadi lebih dikenal oleh orang banyak. Dan tentu saja orang-orang yang berada dalam network Anda akan menghubungi Anda bila mereka membutuhkan produk atau jasa yang ditawarkan oleh bisnis Anda. Mereka seperti sudah memiliki ikatan dengan Anda secara tidak langsung.

Kegiatan sebuah bisnis di media sosial tidak hanya tentang promosi saja tapi lebih dari itu. Kita bisa menjadi seseorang yang hanya berorientasi pada uang dan keuntungan jangka pendek atau berorientasi pada keuntungan dalam hubungan jangka panjang dengan orang-orang yang terhubung di media sosial, itu pilihan masing-masing. Namun, jika kita bicara tentang bisnis tentunya kita ingin yang jangka panjang dong.
Berikut ini adalah 10 tips dalam bersosial media untuk bisnis:
Yang pertama, pastinya bisnis Anda harus memiliki akun media sosial yang populer saat ini, contohnya seperti Facebook, Twitter, Google plus, dll.

  1. Pastikan pelanggan Anda dapat menandai “check-in” ketika mereka berada pada tempat usaha Anda. Fasilitas ini sudah disediakan oleh Facebook dan sangat cocok untuk bisnis seperti cafe, bar, atau restaurant. Tentunya Anda harus memanfaatkan fasilitas ini pada Facebook Page bisnis Anda agar bisnis Anda semakin dikenal banyak orang.
  2. Daftarkan juga bisnis Anda pada Foursquare (https://id.foursquare.com/) karena website ini bisa membantu Anda dalam mengakses nama-nama orang yang sudah “check-in” pada bisnis Anda. Dengan begitu Anda bisa mengetahui beberapa kebiasaan mereka sebagai pelanggan dan bisa membantu Anda menjadikan mereka sebagai pelanggan tetap bisnis Anda.
  3. Persiapkan bisnis Anda dengan fitur terbaru yaitu Facebook Graph Search dimana orang bisa menemukan semua bisnis lokal sesuai dengan yang mereka sukai. Fitur ini sebenarnya belum bisa digunakan semua akun Facebook – terbatas pada akun tertentu – tapi cepat atau lambat tentu bisnis Anda bisa menggunakannya.
  4. Aktif dalam kegiatan bersosial di Twitter. Posting kegiatan bisnis Anda di twitter secara rutin, misalnya; pelanggan yang datang ke bisnis Anda, event yang Anda lakukan, promosi produk, dan lain-lain. Kita juga bisa berpromosi dengan memberikan insentif atau voucher diskon pada followers yang bersedia men-tweet atau memposting di Facebook tentang bisnis kita. Dengan begitu teman-teman atau followers mereka juga akan mengenal bisnis Anda.
  5. Buat akun Anda di LinkedIn.com. Profile Anda di LinkedIn akan sangat mempengaruhi bisnis Anda karena mesin pencari seperti Google.com me-ranking profil LinkedIn lebih tinggi dibanding dengan media sosial lainnya, termasuk Facebook. Pastikan Anda memiliki akun di LinkedIn dan tetap uptodate di media sosial itu, jangan lupa agar terhubung pada bisnis lain yang sejenis dengan industri bisnis Anda.
  6. YouTube adalah salah satu media sosial yang sangat direkomendasikan untuk meningkatkan brand bisnis di internet. Situs milik Google ini juga bisa dikatakan sebagai mesin pencari terbesar ke-2 setelah Google. Buatlah video tentang bisnis Anda se-kreatif mungkin agar disukai banyak orang, lalu upload video itu ke YouTube. Selain itu, Anda juga bisa menawarkan insentif pada pelanggan Anda bila mereka bersedia membuat video mengenai pengalaman mereka di bisnis Anda dan meng-upload nya ke channel YoutTube Anda.
  7. Daftarkan bisnis Anda di Yelp.com. Situs ini menggabungkan ulasan tentang bisnis dengan fitur media sosial yang besar. Orang-orang di Amerika biasanya akan mengunjungi situs ini ketika mereka sedang mencari informasi atau ulasan orang lain tentang sebuah toko, restaurant, dokter gigi, dan bisnis lainnya. Anda perlu melacak percakapan di Yelp tentang bisnis Anda, dan memastikan pengunjung di masa yang akan datang menyukai apa yang mereka baca.
  8. Mengatur jadwal pertemuan Anda, lokakarya dan pertemuan informal lainnya yang masih terkait dengan bisnis Anda. Lalu Anda mempromosikan kegiatan Anda tersebut di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan platform lainnya. Orang-orang akan senang untuk menghadiri kegiatan yang Anda buat jika mereka merasa bisa mendapatkan informasi, nilai tambah, akses, diskon atau jaringan.
  9. Gambar adalah sesuatu yang sangat penting karena gambar bisa mewakili banyak kata. Pastikan Anda untuk memposting gambar-gambar kegiatan yang berhubungan dengan bisnis Anda ke Twitter, Facebook, dan juga blog Anda. Jangan lupa untuk mengambil semua foto yang berhubungan dengan brand bisnis Anda, lalu upload ke dalam website Anda. Ada baiknya Anda juga mengambil foto pelangggan atau staff Anda dan memposting ke Instagram dan Facebook, lalu menandai orang yang ada di dalam foto tersebut, dengan begitu mereka juga akan mau membagikan foto-foto bisnis Anda ke teman-teman mereka.
  10. Posting artikel tentang kegiatan bisnis Anda di dalam blog. Postingan tidak hanya berisi tentang bisnis Anda, tetapi lebih pada pengalaman Anda, event yang Anda lakukan, berita dan informasi yang berhubungan dengan topik bisnis Anda. Fokuslah pada konten yang kaya akan informasi dan mengoptimalkan judul postingan dan tags dalam setiap postingan yang Anda buat, hal ini penting untuk SEO. Jangan lupa untuk memberikan link keluar dan juga link masuk dari blog Anda untuk membangun arus lalu lintas yang lebih besar, baik secara langsung maupun tidak langsung ke website bisnis Anda.

Yuuuk, Gunakan Media Sosial Dengan Baik


Saat ini media sosial sangat mempengaruhi perilaku dan keseharian kita. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, kebanyakan dari kita selalu update media sosialnya, mulai dari twitter, instagram, line, bbm, whatssapp, dan masih banyak lagi.

Bahkan, tidak jarang yang kecanduan atau berlebihan menggunakan media sosial yang mengakibatkan tugas-tugas utamanya justru terabaikan, seperti belajar atau bekerja. Sebagai seorang individu, tentunya harus bijak dalam menggunakan media sosial. Sepert dilansir dari laman Xplor, berikut beberapa hal yang dapat dijadikan acuan untuk bijak menggunakan media sosial
  1. Hati-hati ketika men-share informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat, no HP, atau informasi pribadi lainnya ke publik atau pihak tertentu. Pastikan penerima informasi yang dituju adalah pihak-pihak yang bertanggungjawab.
  2. Selalu gunakan etika/norma saat berinteraksi dengan siapapun di media sosial, meskipun tidak saling mengenal. Itu karena apapun yang akan di-posting di media sosial dapat dilihat oleh publik.
  3. Pastikan siapa saja semua pengikut/teman akun media sosial kamu, hati-hati terhadap akun-akun yang tidak dikenal karena tidak ada jaminan akun tersebut adalah akun yang dapat dipertanggungjawabkan.
  4. Pastikan apapun yang di posting di akun media sosial adalah posting-an yang tidak mengandung unsur SARA.
  5. Pastikan juga untuk mencantumkan sumber konten posting-an kalau kamu memposting suatu hal atau hasil karya orang lain misalnya quotes atau sejenisnya.
  6. Jangan memproduksi atau me-repost apapun yang belum jelas sumbernya.
  7. Manfaatkan sebesar mungkin media sosial untuk menunjang proses pengembangan diri mulai dari ilmu pengetahuan, berbagi materi kuliah, koordinasi dalam organisasi, bisnis, dan lain-lain.
  8. Gunakan sebesar-besarnya media sosial untuk menunjang produktivitas seperti mengerjakan tugas, skripsi, pekerjaan, hasil karya dan lain sebagainya.
  9. Manfaatkan media sosial untuk membangun jaringan yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai macam hal, misalnya saat mencari pekerjaan, menjalin rekan bisnis, mencari informasi penting dan lain sebagainya.